Minggu, 07 Februari 2016

Jurus-jurus Tahap Ketujuh

JURUS-JURUS TAHAP KETUJUH



Pengenalan dari Jurus-jurus Tahap Ketujuh

Pada tahapan ini, jurus-jurusnya adalah kombinasi atau gabungan dari aplikasi gerakan-gerakan pada tahap ketiga, keempat dan tahap ketujuh sendiri yang dijadikan satu rangkaian aplikasi gerakan multifungsi yang beraneka ragam bentuk daya serang dan kombinasi serangan-serangan jarak jauh lainnya.

Jadi pada tahap ketujuh ini adalah diperuntukkan untuk orang-orang yang telah menguasai serangan-serangan jarak jauh walaupun hanya mencapai 2 meter saja, itupun akan dikembangkan lagi menjadi lebih jauh lagi daya jangkau pada serangan-serangannya beserta ditingkatkan pula kemampuan-kemampuannya yang dapat saling mengisi setiap kekosongan atau kekurangan pada setiap gerakan.

Selain itu, setiap siswa harus lebih disiplin lagi dalam segala hal dan belajar lebih keras dan gigih lagi daripada sebelumnya. Agar kedepannya, setiap siswa memiliki segala persiapan yang jauh lebih matang lagi daripada sebelumnya baik secara langsung maupun tidak langsung, baik mereka sadari maupun tidak.

Akan tetapi, hal ini berarti lebih mementingkan diri mereka sendiri dimasa yang akan datang yang jauh lebih baik lagi. Dalam kemampuan maupun aplikasi gerakan dan tenaga dalam setiap siswa akan dikuras habis-habisan untuk dapat menciptakan seorang ksatria tangguh dimasa yang akan datang.

Untuk itu, anda harus memiliki tenaga extra dalam menghadapi pertarungan yang sesungguhnya sebab hidup ini adalah petualangan. Dalam bertualang, anda harus memiliki bekal yang cukup baik segala kemampuan yang anda miliki maupun perbekalan lainnya.

Dalam kesempatan kali ini, penulis akan memberikan rangkaian-rangkaian dari aplikasi gerakan atau jurus ilmu beladiri pada Tahap Ketujuh ini dan gunakanlah secara bijak dan hanya untuk kebaikan saja.

Jurus Pertama
Jurus ini sering kali disebut Jurus Jeblak dalam ilmu beladiri aliran Pencak Silat, karena gerakannya tidaklah sulit untuk dipelajari sendiri. Perhatikanlah baik-baik pada gerakan-gerakannya...
  1. Berdiri dengan badan ditegakkan dan santai juga tenang sambil mengendurkan seluruh otot pada seluruh tubuh anda, kedua tangan berada disamping pinggang masing-masing, pandangan mata ke arah depan dan kedua kaki dirapatkan.
  2. Buka kedua kaki seperempat badan...
  3. Konsentrasilah pada jalannya latihan ini supaya dapat berjalan dengan baik...
  4. Tariklah napas panjang, halus dan dalam melalui hidung sambil mengembungkan semua rongga perut beserta otot-ototnya (dengan pernapasan perut), tarik kedua tangan anda dari samping pinggang ke depan dada anda dengan telapak menghadap ke arah dada seperti orang yang sedang berdo'a khusyu'...
  5. Tahan napas pada Solar Plexus (area perut) sambil mengalirkan seluruh napas getar anda (kekuatan dan energi tenaga dalam anda) ke arah kedua telapak tangan anda. Berkonsentrasilah dalam mengalirkan napas getar anda dan barengi dengan auto sugesti (suara hati anda) supaya lebih maksimal lagi!!
  6. Keluarkan napas anda melalui hidung dengan kuat sambil melakukan pukulan ganda dengan dorongan kedua telapak tangan ke arah depan dengan cepat dan kuat, yang dibarengi dengan melangkahkan kaki kanan selangkah setengah badan ke arah depan sambil semua bobot berat badan bertumpu pada kedua kaki seperti Kuda-kuda Pancuh Agak Panjang sebab kaki kanan ditekuk dan kaki kiri lurus untuk mengimbangi bobot berat badan anda...
  7. Ulangi gerakan-gerakannya mulai dari no. 4 sampai no. 6 dengan bergantian kaki untuk melangkah melakukan serangan atau gempuran kuat hingga anda dapat menguasai gerakan ini dengan baik...
  8. Lakukan latihan gerakan jurus ini secara berulang-ulang hingga tahap meyakinkan anda untuk menyudahinya...
Kuasailah gerakan jurus pertama tahap ketujuh ini supaya anda dapat lebih leluasa dalam mempelajari gerakan-gerakan jurus kedua dan gerakan-gerakan jurus ketiga pada tahap ketujuh ini. Sebab pada jurus kedua adalah jurus lanjutan dari jurus sebelumnya yaitu jurus pertama tahap ketujuh ini.

Jurus Kedua
Jurus kedua pada tahap ketujuh ini sering disebut sebagai Jurus Amukan Bola Api Sang Naga, sebab kalau diperhatikan dengan seksama bahwa jurus kedua tahap ketujuh ini adalah serangkaian gerakan menyerang dengan membabi buta yang memiliki kekuatan 2x lipat hingga 10x lipat jauh lebih dahsyat dan lebih mematikan lagi daripada sebelumnya. Perhatikanlah baik-baik dengan seksama gerakan-gerakan pada jurus kedua ini :
  1. Lakukanlah gerakan seperti pada no.1 sampai no.6 pada jurus pertama diatas...
  2. Setelah anda melakukan gerakan penyerangan, sekarang tarik napas melalui hidung dengan cepat, panjang dan dalam dan tahan napas disolar plexus dalam beberapa saat sambil melipat gandakan seluruh kekuatan dan energi tenaga dalam pada kedua telapak tangan anda (lakukan dengan penuh konsentrasi dan auto-sugesti)...
  3. Langkahkan kaki kiri anda sehingga kedudukan sejajar dengan kaki kanan dan membentuk sebuah kuda-kuda pancuh sejajar sambil mengayun-ayunkan tangan kanan anda ke arah depan terus ke atas terus ke belakang terus ke bawah dan kembali lagi ke arah depan, sebanyak 3x putaran saja seperti orang yang akan melakukan pukulan sapuan dengan kekuatan penuh...
  4. Keluarkan napas melalui hidung dengan panjang, serentak dan kuat sambil tangan kanan melakukan pukulan lurus ke arah depan dengan kekuatan dan energi dari tenaga dalam anda yang berlipat-lipat ganda, jauh lebih besar daripada sebelumnya.
  5. Tarik napas kembali secara cepat, kuat dan dalam melalui hidung sambil melangkahkan kaki kanan ke arah depan seperti kedudukan kuda-kuda sebelumnya dengan menyeret posisi kaki kanan dari sejajar dengan kaki kiri menjadi maju selangkah didepan kaki kiri.
  6. Lalu tahan napas disolar plexus sambil mengerahkan kembali semua kekuatan dan energi dari tenaga dalam yang tersisa didalam tubuh anda menuju ke telapak tangan kiri semuanya termasuk yang ada ditelapak tangan kanan sambil tangan kiri melakukan ayunan seperti tangan kanan tadi sebanyak 3x putaran secara cepat...
  7. Keluarkan napas dengan kuat dan serentak melalui hidung sambil tangan kiri melakukan pukulan telapak tangan ke arah depan dengan kuat, cepat dan dahsyat.
  8. Ulangi gerakan-gerakan ini secara berulang-ulang hingga anda dapat menguasai gerakan-gerakan jurus ini dengan baik dan meyakinkan.
  9. Lakukan terus latihan jurus ini secara rutin sehingga anda memiliki kekuatan dan tenaga atau energi cadangan atau extra. Latihlah terus-menerus hingga anda dapat melakukan serangan tahap ketujuh ini secara membabi buta.
Kuasailah latihan tahap ketujuh ini setahap demi setahap secara berulang-ulang, rutin dan meyakinkan, sehingga kelak anda dapat membedakan penampilan pada diri anda sendiri dari pada sebelumnya. Jadi pada saat anda mempelajari jurus ketiga atau jurus terakhir pada tahap ketujuh ini maka anda sudah siap mengeluarkan segenap kekuatan dan energi yang sangat besar, brutal, dahsyat dan mematikan, guna untuk mempersiapkan diri anda sendiri dalam menghadapi pertarungan-pertarungan yang sebenarnya baik diperjalanan yang datang secara tidak terduga maupun dalam pertarungan kontes ilmu beladiri dunia.

Nah, itulah jurus-jurus Tahap Ketujuh dari Ilmu Pemusnah Jiwa / Ajian Serat Jiwa. Mudah-mudahan dapat membantu anda dalam berkarya didunia persilatan (ilmu / seni beladiri).
Sekian dulu untuk postingan kali ini, nanti kita sambung kembali pada postingan saya yang lainnya yang berjudul Jurus-jurus Tahap Kedelapan dan semoga bermanfaat banyak untuk kesejahteraan kita semua. Dan terima kasih banyak atas segala kunjungannya... Wassalam...

Senin, 25 Januari 2016

Jurus-jurus Tahap Keenam

JURUS-JURUS TAHAP KEENAM



Pengenalan dari Jurus-jurus Tahap Keenam

Di tahap keenam ini, saya akan memberikan inti dari jurus-jurus tahap keenam yang memiliki fungsi untuk menyamarkan diri seperti siluman dan untuk pengabaran. Dalam dunia ilmu beladiri, inti dari jurus ini adalah agar semua orang yang berniat jahat menjadi buta dan tidak dapat melihat wujud anda baik secara nyata maupun secara ghaibnya, serta tidak dapat dideteksi oleh siapapun dan apapun juga.

Dengan memiliki inti dari jurus ini, berarti anda memiliki kemampuan untuk menyamarkan diri anda menjadi hal-hal atau sesuatu yang dapat melepaskan diri anda dari penglihatan dan niat-niat jahat dari makhluk-makhluk yang berniat untuk mencelakai anda baik secara langsung maupun tidak langsung.

Inti dari jurus tahap keenam ini disebut Ajian Pengendapan Gunung Geni artinya siapapun dia yang berniat jahat terhadap si pemilik inti jurus ini maka dia/mereka harus berhadapan langsung dengan 1000 raksasa berambut api yang sangat kuat, tinggi-besar, menyeramkan dan tak terbayangkan apabila ada orang yang ingin coba-coba untuk menembus pertahanan dari inti jurus ini.

Secara lahiriah/fisik, penglihatan mereka dihalang-halangi oleh seribu raksasa berambut api yang mengelilingi diri si pemilik inti jurus ini sehingga si pemilik inti jurus ini dapat menyamar menjadi apa saja yang dia inginkan untuk mengelabui/melepaskan dirinya dari kejahatan orang-orang dan makhluk-makhluk halus yang ada disekitar si pemilik inti jurus ini.

Dan siapapun yang mencoba melanggar dari garis benteng pertahanan dari inti jurus ini maka dia akan langsung berhadapan dengan seribu raksasa berambut api yang siap menerkam mangsanya dengan lahap tanpa menyisakan apapun termasuk bau dan jejak para mangsanya.


Inilah Ritual Lelaku Dalam Mempelajari Ajian Pengendapan Gunung Geni :
  1. Sediakan waktu khusus selama 3 hari untuk lelaku puasa mutih...
  2. Sebelum menjalani lelaku, tepat jam 12 malam, kerjakanlah mandi jinabat (adus keramas mandi besar) untuk membersihkan diri dari segala kotoran dhahir dan bathin anda...
  3. Kerjakanlah 2 raka'at sholat hajat dan dilanjutkan dengan pembacaan do'a ajian ini sebanyak 111x ulangan dan diakhiri dengan peniupan pada kedua telapak tangan dan disapukan hingga merata ke sekujur tubuh anda...
  4. Setelah itu, anda dipersilahkan untuk menyantap makan sahur secara mutih dengan minum cukup segelas air putih tanpa pemanis...
  5. Tidurlah sejenak hingga waktu sholat shubuh tiba. Bacaan do'a ajian tersebut harus selalu diamalkan pembacaannya disetiap selesai melaksanakan sholat fardhu 5 waktu sebanyak yang masing-masingnya 7x ulangan dengan menahan napas dalam pembacaannya. Untuk bacaan yang terakhir, ditutup dengan meniupkan kepada kedua telapak tangan anda dan sapukan hingga merata ke sekujur tubuh anda...
  6. Begitu seterusnya hingga tiba waktu lelaku hari ketiga. Pada waktu hari ketiga tersebut, tidak diperbolehkan untuk tidur sehari semalam suntuk. Dari ketika anda makan sahur hingga terbit fajar dihari berikutnya sekitar jam 8 pagi hari...
  7. Do'a ajian ketika selesai melaksanakan lelaku, harap selalu dirawat walaupun cuma 1x bacaan saja setiap harinya...
 
Do'a Ajian Pengendapan Gunung Geni yang diamalkan :

"Bismillaahir Rahmaanir Rahiim...
Allahumma... Gunung Geni Pangadegku...
Gelap Sewu Suwaraku...
Rep-Sirep Sing Ndeleng Maring Aku...
Gunung Geni Onok Ngarepku...
Dadi Bebenteng Tingkah Sak Polahku...
Amiin..."

 
Aplikasi Penggunaan dari Ajian Pengendapan Gunung Geni :
 Ketika berhadapan dengan lawan yang diyakini akan mencelakai diri anda, maka do'a ajian dibaca cukup 1x dengan tahan napas. Kemudian tiupkan melalui mulut anda ke arahnya. Insya Allah, lawan yang berniat jahat tersebut akan tenggelam dalam barisan gunung yang apinya menyala-nyala sehingga menciutkan nyalinya hingga lawan akan kebingungan untuk mencari ke arah mana dia/mereka akan keluar dari kepungan api yang berkobar-kobar dari gunung geni ciptaan anda secara ghaib tersebut.

 
Pesan dari Ajian Pengendapan Gunung Geni:
Gunakan secara bijaksana dengan kebutuhan yang memang patut untuk digunakan. Karena ajian inipun sangat berbahaya, khususnya bagi mental dan kejiwaan yang terimbas karena ajian ini.

Sekian dulu untuk postingan kali ini, semoga bermanfaat dan nanti kita lanjut lagi membacanya pada postingan saya yang lainnya yang berjudul Jurus-jurus Tahap Ketujuh. Semoga dapat menambah pengetahuan dan pengalaman anda didalam dunia ilmu beladiri.

Terima kasih banyak atas segala kunjungannya..... Wassalam.....

Selasa, 19 Januari 2016

Jurus-jurus Tahap Kelima

JURUS-JURUS TAHAP KELIMA



Pengenalan dari Jurus-jurus Tahap Kelima

Aplikasi gerakan atau disebut Jurus pada tahap kelima ini adalah serangkaian aplikasi gerakan-gerakan tubuh (Jurus) yang memiliki kemampuan yang sangat tinggi dan luarbiasa sebab tidak dapat diragukan lagi dengan segala kemampuan-kemampuan yang ada didalamnya walaupun anda belum terlatih dalam metode serangan maupun pertahanan dengan mode cepat, lincah, cekatan, buas/agresif, secara langsung/secara mendadak tanpa disadari untuk mengaktifkan daya respon diri anda dari daya refleks yang terlatih dan tidak dapat dijangkau dengan kemampuan biasa walaupun kemampuan-kemampuan tersebut sudah benar-benar terlatih.

Pada tahap kelima ini, seseorang akan dipaksa untuk berlatih sekeras-kerasnya untuk mengasah kemampuan-kemampuan biasa yang dimilikinya menjadi kemampuan-kemampuan yang luarbiasa yang diluar dari jangkauan akal sehat manusia biasa.


Dalam pertarungan secara dadakan atau pertarungan yang tidak anda sadari maka hal ini dapat menjadi bumerang bagi siapa saja yang belum siap dalam mengatasi segala permasalahan ini baik diperjalanan, ditempat kuliah/sekolahan, diperkantoran/tempat bekerja, dan lain-lainnya. Akan tetapi bagi anda yang sudah mempersiapkan diri dalam segala sesuatunya maka segala permasalahan ini bukanlah masalah lagi akan tetapi masalah ini malah menjadi tempat bermain-main untuk mengasah kemampuannya lagi agar jauh lebih efektif lagi daripada sebelumnya, iya'kan?

Oleh karena itu, waspadalah selalu (ini berlaku untuk siapa saja baik yang sudah terlatih apalagi yang belum terlatih) dan jangan mencari-cari masalah dalam keadaan apapun akan tetapi carilah lebih banyak solusi baik untuk masalah yang telah anda atasi maupun yang belum terpecahkan sama sekali, itu jauh lebih baik lagi daripada mencari masalah atau penyakit!!
Untuk menghindari segala apa yang akan terjadi adalah persiapkanlah segala sesuatunya pada diri anda termasuk kemampuan, pengetahuan, pengalaman dan solusi/kemampuan berpikir cepat dalam memecahkan segala permasalahan dengan ide-ide yang jitu dan cemerlang.

Untuk kemampuan, anda harus melatihnya sebaik mungkin baik untuk melakukan berbagai serangan tanpa jarak atau dengan pertarungan rapat hingga serangan-serangan dari kejauhan, maupun untuk melakukan berbagai proteksi pertahanan dari berbagai serangan atau pun bahaya lain yang datang tanpa anda sadari secara biasa-biasa atau berkecepatan yang mudah dilihat dan dihindari hingga berkecepatan tinggi yang sulit dilihat dan dihindari terkecuali dengan menahan segala serangannya, maupun untuk melakukan berbagai serangan balik yang mematikan.

Nah, inilah inti-inti dari serangkaian aplikasi gerakan atau jurus-jurus pada tahap kelima ini:
Inti-inti dari serangkaian aplikasi gerakan atau jurus pada tahapan ini memiliki fungsi untuk meningkatkan kegesitan dan kelincahan daya gerak anda, dan meningkatkan daya gempur dan kecekatan pada daya serang anda agar pada saat bertarung baik secara langsung atau saling berhadap-hadapan maupun tidak langsung atau dicurangi dari belakang maka anda sudah dapat mengatasinya dengan meningkatkan daya respon gerakan-gerakan tubuh anda (daya refleks) sebesar berlipat-lipat ganda.

Inti-inti dari serangkaian aplikasi gerakan atau jurus pada tahap kelima ini disebut Ajian Brajalamatan, yaitu sebuah serangkaian inti dari ilmu-ilmu beladiri pilihan yang handal. Untuk dapat mengendalikan segala kehebatan dan seluruh fungsi-fungsinya, hanya dengan ketenangan diri yang tinggi dan kebijaksanaan yang memadai.

  1. Sediakan waktu khusus selama 3 hari untuk melakukan tirakat puasa mutih. Lebih baik pilihlah pada hari Selasa Kliwon sebagai hari pertama dalam menjalankan ritual tirakat ini.
  2. Sebelumnya hendaknya se-suci terlebih dahulu untuk membersihkan segala kotoran dhahir dan bathin (waktunya bebas), agar ritual tirakat puasa anda tidak terkontaminasi oleh niatan-niatan negatif.
  3. Pada malam hari menjelang sahur untuk lelaku ritual tirakat puasa dihari pertama, kerjakan 2 raka'at sholat hajat pada pukul 12 malam atau diatasnya.
  4. Setelah itu, amalkan bacaan dzikir ini "Yaa Allah Yaa Matiin" sebanyak 1000x ulangan, ditutup dengan membaca do'a dari inti jurus ini sebanyak 1x ulangan dengan tahan napas.
  5. Setelah selesai semuanya, tiupkan pada kedua telapak tangan dan sapukan kesekujur tubuh anda hingga merata.
  6. Baru kemudian anda dipersilahkan untuk makan sahur secara mutih dengan niatan puasa hajat ngelmu Ajian Brajalamatan selama 3 hari dengan izin Allah SWT
  7. Setelah makan sahur selesai, anda dipersilahkan untuk tidur sejenak hingga saat Sholat Shubuh tiba. Jangan lupa untuk selalu senantiasa mengamalkannya setiap selesai sholat fardhu 5 waktu sebanyak 1x ulangan dengan tahan napas. Kemudian tiupkan pada kedua telapak tangan dan sapukan kesekujur tubuh anda hingga merata.
  8. Setiap malam harinya, kerjakan ritual sholat hajat dengan dzikirnya dan pembacaan do'a hingga tiba pada saat lelaku pada hari ketiga (setelah makan sahur) mengharuskan anda tidak tidur sehari semalam hingga terbit fajar dihari berikutnya sekitar jam 8 pagi hari dihari selesai menjalankan ritual lelaku tirakat puasa ini.
  9. Perawatan do'a pada inti ini atau pada ilmu Ajian Brajalamatan ini secara istiqomah setiap harinya demi peningkatan ilmu yang telah susah payah anda kerjakan.
Do'a Ajian Brajalamatan yang dibaca :

"Sang Mustikasari Lagi Angen-angen Mustika Kupok...
Kalana Ngakan, Lening Jati Langining Ngecretaken Sampurna Jati Lagi Panicata...
Seh Rupa Tan Rupa...
Kocekak Lagi Wetune...
Leh Jati Teturukuwit...
Brajalamatan Malaekat Ing Kama...
Manik Jati Srani Araning Krama...
Kirun Wa Nakirun Bau Kiwa Lan Tengen...
Epek-Epekku Gada Wesi...
Derijiku Cis Caricis...
Kang Kaprawasa Remek Tikel Dadi Lebur Mulih Dadi Banyu...
Soko Kersaning Gusti Allah..."

Catatan:
Bila bertemu dengan musuh yang ber-ilmu silat tinggi ataupun jenis beladiri apapun yang level kehebatannya diatas anda maka hendaknya menarik napas getar hingga merasuk ke dalam solar plexus. Maka anda akan secara otomatis memiliki gerakan-gerakan/jurus-jurus ilmu beladiri beberapa tingkat lebih tinggi dari musuh-musuh anda itu yang sangat ajaib dan sulit dipercaya oleh akal sehat...

Selamat berlatih dan semoga sukses... Salam Ksatria...

Sekian dulu untuk postingan kali ini dan nanti kita sambung lagi membacanya dengan postingan yang lainnya yang berjudul Jurus-jurus Tahap Keenam. Semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan serta pengalaman anda didalam dunia ilmu beladiri.

Terima kasih banyak atas segala kunjungannya..... Wassalam.....

Jumat, 15 Januari 2016

Jurus-jurus Tahap Keempat

JURUS-JURUS TAHAP KEEMPAT



Pengenalan dari Jurus-jurus Tahap Keempat

Pada postingan saya kali ini adalah saya akan memberikan pelajaran mengenai bagaimana caranya melakukan serangan-serangan brutal baik dari jarak dekat/rapat maupun jarak jauh. Ini khusus untuk menghadapi sekelompok musuh yang menganiaya atau menyerang anda secara brutal dan keroyokan.

Walaupun anda dapat mengatasi sekawanan musuh yang datang untuk mengeroyok anda secara brutal, keji dan lebih agresif/anarkis maka energi anda dapat terkuras banyak oleh mereka. Dan keadaan ini akan menjadi kelemahan bagi anda dan keuntungan bagi musuh-musuh anda tersebut, baik secara disadari maupun tidak disadari.

Hal ini akan menjadi bumerang dan kesulitan yang cukup lumayan bagi anda, walaupun anda seorang ahli beladiri sekalipun akan tetapi keadaan tersebut tidak akan pernah berubah terkecuali bagi anda yang sudah menguasai tekhnik atau jurus-jurus serangan jarak jauh maka kejadian tersebut dapat lebih banyak diatasi daripada yang belum menguasai tekhnik atau jurus-jurus serangan jarak jauh.

Semuanya dapat anda bandingkan sendiri, rasakan sendiri perbedaannya dan simpulkan sendiri, semua pendapat-pendapat mengenai hal ini, benar atau tidak atau biasa-biasa saja? Semua jawabannya ada pada diri anda masing-masing, iya 'kan???

Akan tetapi bagi anda yang tidak mau bersusah payah dalam mengatasi segala permasalahan ini maka mereka akan memilih untuk menggabungkannya sendiri antara penguasaan baik secara tekhnik, jurus ataupun secara ilmu, dalam mengatasi segala permasalahan yang akan terjadi dimasa yang akan datang atau terjadi secara yang tidak disangka-sangka maka mereka sudah siap mengatasinya karena mereka sudah mampu dalam menguasai berbagai serangan rapat/kuncian hingga serangan-serangan jarak jauh. Lalu bagaimana dengan anda sendiri?

Untuk itulah, seorang petarung yang baik, arif, bijaksana dan berbudi pekerti yang luhur dan mulia maka dia harus menguasai seluruh medan pertempuran/pertarungan baik untuk pertarungan jarak dekat, tanpa jarak/secara rapat maupun hingga pertarungan jarak jauh, baik pertarungan duel/satu lawan satu maupun secara keroyokan, baik pertarungan kecil maupun pertempuran besar-besaran.

Aplikasi gerakan/jurus-jurus Tahap Keempat (bacalah dengan seksama lalu hapalkan dengan baik dan praktekkan dengan baik lalu kuasailah dengan hasil yang menakjubkan):
  1. Jurus tersebut berfungsi untuk mengambil dan mengusir makhluk halus yang dirasa sangat mengganggu.
  2. Jurus tersebut dapat pula berfungsi sebagai pukulan jarak jauh dari keroyokan beberapa bahkan sampai puluhan lawan. Adapun cara melatih jurus Menyapu Angin tersebut adalah sebagai berikut :
  3. Anda telah memiliki dasar-dasar ilmu tenaga dalam.
  4. Berdiri tegak dengan sikap kaki terbuka.
  5. Atur pernafasan normal selama 3 tarikan dan hembusan nafas.
  6. Kalau sudah dirasa siap, geserkan kaki kiri ke depan agak serong ke kiri membentuk kuda-kuda sudut (sikap busur panah).
  7. Diiringi dengan sikap sembah di awali dari pusat kepala (ubun-ubun) hingga bertemu di atasnya. Kemudian turun ke bawah samapi di depan pusat tenaga dalam (pusar).
  8. Sampai dalam tahap ini, simpan nafas anda di "solar Plexus" selama 3 detik.
  9. Geser kaki kanan lurus ke depan mendekati kaki kiri, kemudian diteruskan serong ke arah kanan depan. (ingat : jangan diangkat, cukup digeserkan saja).
  10. Kedua telapak tangan dalam sikap sembah di depan pusar kini berubah seiring dengan pengeluaran nafas hentak/keras anda melalui hidung.
  11. Tangan kanan lurus ke depan seperti orang menabok dengan punggung tlapak tangan.
  12. Tangan kiri bergerak melipat ke belakang hingga berada di balik punggung dekat tulang ekor, dengan posisi telapak tangan menghadap ke belakang.
  13. Ulangi hingga beberapa langkah sampai anda paham gerakan tersebut.
  14. Ulangi dengan bergantian kaki dan tangan yang melakukan gerakan tersebut.
Berlatih terus tanpa mengenal lelah dan jenuh adalah kunci yang  akan menambah kesempurnaan jurus-jurus tenaga dalam yang telah anda kuasai.
Nah, sekian dulu untuk postingan kali ini dan nanti kita lanjutkan lagi membacanya pada postingan saya yang lainnya yang berjudul Jurus-jurus Tahap Kelima. Semoga bermanfaat banyak dan dapat menambah wacana pengetahuan dan pengalaman anda dalam dunia ilmu beladiri.

Terima kasih atas segala kunjungannya... Wassalam...

Rabu, 13 Januari 2016

Jurus-jurus tahap ketiga

JURUS-JURUS TAHAP KETIGA



Pengenalan dari Jurus-jurus Tahap Ketiga

Jurus-jurus pada tahap ketiga ini sangat berbeda lagi baik pada rangkaian gerakan-gerakannya maupun fungsi-fungsinya. Jadi bacalah dengan seksama supaya kelak apabila anda mempraktekkannya tidak terjadi kesalahan dan tidak mengalami banyak kesulitan.

Baik jurus maupun intinya pada tahap ketiga ini sangat diperkenankan bagi siapa saja yang sudah dapat menyerang musuh dari kejauhan, akan tetapi bagi anda yang belum bisa melakukan serangan-serangan jarak jauh (baik pukulan jarak jauh maupun tendangan jarak jauh) maka saya akan mengulas sedikit, bagaimana caranya melatih serangan-serangan jarak jauh dengan cepat, kuat, dahsyat, efektif dan jitu (tidak dapat meleset lagi/sasaran sudah terkunci rapat dan tidak bisa kabur lagi).

Untuk itu, bacalah dengan seksama karena jikalau anda telah hapal caranya maka anda harus mempraktekkannya sendiri dengan sebaik-baiknya. Dan jikalau anda mengalami kegagalan dalam latihan/mempraktekkannya maka anda harus benar-benar bisa sendiri dalam menguasai tekhnik-tekhnik serangan jarak jauh tersebut, agar anda dapat meneruskan pelajarannya ke tahap jurus dan intinya.

Ok, untuk menghemat waktu, kita langsung saja ke bagian pokoknya dan ini untuk anda yang belum bisa melakukan serangan-serangan jarak jauh dan bagi yang belum bisa melemparkan musuh/sasaran ke tempat yang jauh. Inilah saripati dari pembahasan pada tahap ketiga kali ini, antara lain adalah :

CARA MENGGALI ENERGI GHAIB (TENAGA DALAM)
Siapkan niat yang fokus dan tujuan awal dari keinginan Anda.
Siapkan suatu mantra (non muslim) atau do’a (muslim)……….Hal ini bebas, asalkan do’a atau mantra yg positif (bukan untuk menyakiti atau sejenisnya)
Buatlah do’a atau mantra itu menjadi yang istimewa buat Anda.
Setelah semua cara diatas terpenuhi, selanjutnya adalah………………
MEMBUAT ISTIMEWA ENERGI YANG ANDA INGINKAN
Dalam postingan ini, sebagai contoh adalah untuk kalangan muslim.
Dalam kesempatan ini, kita siapkan (misl. Surat Al-Fatihah)
Amalkanlah Surat Al-Fatihah tersebut sebagai suatu bacaan yang rutinitas buat Anda ( dibaca setiap habis Sholat 5 waktu atau setelah Sholat malam ). Bacalah minimal 21 kali ( rutin )
Setelah setiap selesai mengamalkan rutinitas bacaan Al-Fatihah tersebut, akhiri dengan sebuah permohonan kepada Allah SWT. Yang bunyinya : “YA ALLAH YA RAHMAN BERILAH HAMBA-MU BERKAH KAROMAH DARI SURAT AL-FATIHAH” ( satu kali sudah cukup )
Keterangan : untuk masalah do’a, ayat, atau mantra (bebas). Yang penting rutin dan jelas maksud tujuannya.
CARA MENGGUNAKAN SEBAGAI TENAGA PUKULAN JARAK JAUH
Sebenarnya pukulan jarak jauh ini bisa langsung dibuktikan dan dipraktekan. Biasanya media yang menjadi sasaran adalah ayam betina yang habis menetaskan telurnya ( biasanya suka menyerang bila ada orang yang mendekati anaknya ). Tapi kasihan juga ya…..
Caranya : Bacalah dulu permohonan seperti ini : “YA ALLAH HAMBA MINTA KAROMAH AYAT AL-FATIHAH, HADIRKAN, HADIRKAN, HADIRKAN”
Setelah baca permohonan diatas, silahkan Anda tarik nafas yang dalam dan tahan. Kepalkan tangan kanan ( seperti mau memukul ), lalu dengan cepat pukulkan kepalan tangan kanan tadi ke telapak tangan kiri yang terbuka. Sambil mengeluarkan nafas dari hidung dengan keras.
Ingat !! keluar nafas dari hidung dan bukan dari mulut. Karena kalau nafas dikeluarkan lewat mulut, maka bukan menjadi pukulan jarak jauh tapi akan menjadikan fungsi pukulan jarak dekat.
Apa yang terjadi ?…..maka sasaran yang Anda maksud akan terpental ( misl. sasarannya ayam betina tadi )
PERHATIAN !! Gunakan teknik ini sebagai suatu referensi Anda dan bukan untuk sombong-sombongan.
Inti dari pukulan jarak jauh ini adalah dari teknik cara membuang nafas Anda. Kalau ingin pukulan jarak jauh teknik nafasnya, tarik nafas dari hidung dan keluarkan lagi dari hidung dengan cepat.
Kalau pukulan jarak dekat, tarik nafas dari hidung dan keluarkan lewat mulut denga keras ( kalau bisa sambil teriak ).

Contohnya :
 jika kita melihat beladiri karate, kung-fu, atau silat. Pasti setiap akhir pukulan pasti teriak. Itu tujuannya mengeluarkan nafas dari mulut.

Pelajaran yang diatas tadi adalah intinya, sedangkan pelajaran yang dibawah ini adalah rangkaian tekhnik-tekhniknya dan rangkaian gerakannya atur sendiri atau anda dapat menggabungkan dengan pelajaran ilmu beladiri yang telah anda kuasai sebelumnya untuk meningkatkan daya gempur dan daya merusak terhadap sasaran yang terkena oleh serangan-serangan anda tersebut.

TEKHNIK MELATIH SERANGAN JARAK JAUH (MENGGUNAKAN TENAGA DALAM DAN KEKUATAN GHAIB)

TEKHNIK 1
- Latihan penyaluran energi ke tangan atau kaki
TEKHNIK 2- Gantung setipis mungkin kapas dengan diikat oleh sehelai benang, lalu atur jarak pukulan hempasan pukulan diberi ruang kosong 15 cm..lakukan latihan ini hingga kapas tersebut terhempas terkena pukulan. Bila latihan dengan jarak tersebut berhasil, lalu tambah ruang kosong pukulan dengan kelipatan 5 cm.
TEKHNIK 3- Persiapkan lilin, lalu nyalakan untuk persiapan lat pukulan . caranya sama dengan latihan Teknik 2, tapi disini diharapkan pukulan dapat memadamkan api.
TEKHNIK 4- Latihan ke 4 ini, menggunakan media air yang mengalir….seperti air keran yang mengalir dari keran. Tekniknya pukulannya sama dengan teknik kedua tapi disini diharapkan air tersebut dapat terhempas jauh dari titik jatuh.

Selamat berlatih dan semoga sukses..........

Nah, sekian dulu untuk postingan kali ini dan nanti kita lanjutkan membacanya pada postingan yang lainnya yang berjudul Jurus-jurus Tahap Keempat. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wacana pengetahuan dan pengalaman anda dalam dunia ilmu beladiri.

Terima kasih atas segala kunjungannya... Wassalam...

Jurus-jurus tahap kedua

JURUS-JURUS TAHAP KEDUA



Yang dimaksud dengan Jurus-jurus tahap kedua ini adalah jurus-jurus Ilmu Sang Pemusnah Jiwa tingkat kedua, yang sangat berguna dalam menghadapi berbagai macam musuh dan bahaya yang lainnya yang sering mengancam terhadap keselamatan.

Dan tak perlu basa-basi lagi ya... inilah jurus-jurus inti yang dimaksud :

PERSYARATAN

Untuk dapat memiliki keistimewaan dapat meleburkan segala tuah = daya sakti sebuah pusaka maka diperlukan persyaratan sebagai berikut :
  1. Hendaknya menyempatkan diri untuk mempelajari ilmu Peleburnya dengan lelaku puasa mutih selama 3 hari berturut-turut dimulai pada hari Selasa Kliwon = Hari Anggoro Kasih pada kalender Jawa.
  2. Seperti biasa, sebelum lelaku harap se-suci terlebih dahulu tepat pada pukul 12 malam hari (Senin malam). Agar segala kotoran dhohir dan bathin tidak menghinggapi masa lelaku anda.
  3. Setelah itu, kerjakan 2 rokaat sholat hajat disusul pembacaan amalan do'a Inti Sari Q.S Yasiin sebanyak 100x ulangan dan bacaan do'a ajian sebanyak 7x dengan menahan nafas pada setiap bacaannya. Kemudian tiupkan pada kedua telapak tangan dan disapukan secara merata kesekujur tubuh anda.
  4. Makan sahur secara mutih, disusul tidur hingga saat sholat Subuh.
  5. Ketika selesai mengerjakan sholat wajib lima waktu, bacaan do'a ajian saja yang dibaca sebanyak 7x ulangan tanpa bernafas dan ditiupkan pada 2 telapak tangan disapukan merata kesekujut tubuh.
  6. Kerjakan lelaku puasa tersebut hingga saat berbuka (Maghrib) dengan penuh kesabaran dan ke-ikhlasan.
  7. Saat berbuka puasa cukup 1x makan dan minum, selebihnya anda tetap dalam keadaan lelaku puasa kembali hingga tiba saat sahur pada pukul 12 malam ke atas.
  8. Setiap hari pada pukul 12 malam yang sama, kerjakan lelaku sholat hajat dan mengamalkan bacaan yang sama pula urutannya seperti pada awal memulai lelaku.
  9. Hingga tiba pada saat lelaku puasa hari ke-tiga, setelah makan sahur dan niat puasa sunnah lelaku ilmu, tidak diperkenankan untuk tidur semalam suntuk hingga terbit fajar pada hari sesudah lelaku (Jum'at).
  10. Jangan lupa, untuk selalu merawat do'a ajian Pelebur wesi Aji tersebut secara istiqomah walaupun cuma 1x bacaan setiap selesai melaksanakan sholat wajib. Hal ini ditujukan, agar daya dan kekuatan ghaib dari do'a ajian tersebut senantiasa terawat dan bertambah besar kemampuannya bila sewaktu-waktu harus digunakan.

AMALAN DO'A YANG DIBACA :

1. DO'A INTI Q.S YASSIN :

"BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIIM ...

SALAMUN QOULAM MIROBBIR ROHIIM ..."
(100X)

Dibaca pada saat selesai melaksanakan sholat hajat saja.


2. DO'A AJIAN PELEBUR WESI AJI :

"BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIIM ...

SIR KANG DADI WESI ...

RASA KANG DADI WAJA ...

CIPTA KANG DADI PAMOR ...

INGSUN ATAKON MARANG SIRO ...

YEN SIRO GAWEYANE MANUNGSO ...

ANUT-ANUT SA-UJARKU ...

AJA LALI ING TUNGGAKKU ...

IYA AKU PANGERANMU ...

LATDUNNIYA PUTIH ARAN GURUNING WESI ...

LUNGGUHE LAK-LAKNINGSUN ...

YA TEPLE ... "




Catatan :
Disamping kebal terhadap daya ghaib dan tuah benda-benda pusaka = keramat. Ajian ini berfungsi pula untuk kekebalan tubuh dari berbagai senjata tajam yang terbuat dari logam = besi.

Nah, sekian dulu untuk postingan saya kali ini dan nanti kita lanjut lagi pada postingan saya yang lain yang berjudul Jurus-jurus tahap ketiga. Semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan juga pengalaman anda dalam dunia ilmu beladiri...

Terimakasih atas segala kunjungannya... Wassalam...

Selasa, 12 Januari 2016

Jurus-jurus tahap pertama (bagian keempat)

JURUS-JURUS TAHAP PERTAMA (BAGIAN KEEMPAT)



Pendahuluan dari Jurus-jurus Tahap Pertama (Bagian Keempat)

Pada postingan saya kali ini adalah mengungkapkan mengenai bagaimana rangkaian jurus-jurus tenaga dalam dan cara pengendalian dari tenaga dalam yang anda miliki dengan sebaik-baiknya. Dalam dunia ilmu beladiri dan pernapasan tenaga dalam, ada banyak cara untuk mengendalikan/cara penggunaan dari tenaga dalam.

Ada yang digunakan untuk tujuan pengobatan yang digabungkan dengan ilmu pengobatan pijat refleksi/akupuntur, tusuk jari, tusuk jarum, bekam, dan lain sebagainya. Ada juga yang digunakan untuk ilmu beladiri seperti pukulan jarak dekat seperti halnya ilmu beladiri karate, taekwando, kungfu, dan lain-lainnya.

Dan ada juga yang digunakan ilmu beladiri lainnya seperti pukulan jarak jauh seperti perguruan ilmu tenaga dalam yang ada disekitar kita. Contohnya diIndonesia perguruan Merpati Putih, Gagak Lembayung, dan lain-lainnya.

Dan ada pula yang digunakan ilmu beladiri yang lainnya seperti dalam penggunaan pukulan jarak dekat maupun jarak jauh seperti ilmu beladiri Ksatria Elementalist, dan sebagainya. Namun semua itu tergantung setiap perguruan ilmu beladiri atau perguruan pernapasan tenaga dalam, yang memberikan cara-cara tertentu untuk dapat memenangkan setiap pertarungan baik secara duel maupun keroyokan.

Jadi tiada salahnya jikakalau anda mau belajar/berlatih sendiri dari berbagai gaya, cara dan metode khusus dari perguruan ilmu beladiri lainnya, semuanya akan dapat menambah pengetahuan dan pengalaman didalam dunia ilmu beladiri.

Beberapa Tips/Cara Penggunaan Tenaga Dalam Bagi Yang Sudah Menekuninya, Terutama Bagi Yang Sudah Bisa Memadatkan Energinya, Yaitu :
  1. Untuk Pagaran dan Kekuatan Ghaib. Pembentukan pagaran gaib dengan tenaga dalam dapat dilakukan untuk perlindungan dari serangan virus / bakteri / amuba, mahluk halus dan orang-orang yang berniat jahat.Buatlah bola energi dengan energi yang keras, yang ukurannya cukup besar melingkupi objek yang akan diberi pagaran, untuk anda sendiri, orang lain atau untuk memagari rumah, dsb. Jadikanlah bola itu menyelubungi objek sasaran. Dengan sugesti anda, buatlah bola itu kuat / keras dindingnya dan juga penuh energi di dalamnya (tidak kosong). Konsentrasikan kekuatan bahwa bola itu akan bertahan selamanya, dan virus / bakteri yang merugikan kesehatan atau apapun / siapapun yang bersifat tidak baik dan berniat jahat atau menyerang objek akan terdorong keluar dan terpental tidak dapat menembus bola pagaran.Untuk anda sendiri yang memiliki energi sangat besar, dengan sugesti kebatinan energi anda dapat dipadatkan hingga menjadi sejengkal tebalnya dari tubuh anda. Ini yang disebut ilmuLembu Sekilan. Atau bahkan bisa dipadatkan lagi hingga tebalnya hanya 1 jari dari tubuh anda. Bila energi anda memang sangat besar dan padat, walaupun jarak pagarannya hanya 1 jengkal atau 1 jari dari tubuh anda, jarak itu sudah cukup aman untuk perlindungan anda, dengan catatan, energi tersebut benar-benar dipadatkan, bukan sekedar bola pagaran (baca tipsnya dalam tulisan berjudul : Sedulur Papat Kalima Pancer).
  2. Membersihkan Penyakit, Kuman, Bakteri, Virus, Gangguan Makhluk Halus, Santet/Ilmu Hitam, Guna-guna/Ilmu Pelet. Untuk pengobatan membersihkan kuman, bakteri, virus, mahluk halus, santet, guna-guna dari tubuh seseorang atau rumah atau objek lainnya, lakukanlah langkah berikut. Salurkanlah energi untuk memenuhi objek yang dimaksud dan selaraskan energinya dengan energi objeknya. Kemudian konsentrasikan bahwa semua bakteri, virus dan hal-hal negatif yang ingin dibersihkan telah masuk semua dan terbungkus di dalam energi itu. Kemudian dorong / geser energi tersebut dan dibungkus menjadi bola energi. Mampatkan bola itu sampai menjadi kecil sebesar kelereng atau bola tenis. Kemudian buang bola energi itu jauh ke luar angkasa atau buang jauh ke dalam bumi.Lakukanlah beberapa kali jika diperlukan sampai anda yakin bahwa semua yang anda ingin bersihkan sudah terhisap / terdorong semua dan sudah dibuang jauh tak akan kembali. Kemudian isikan kembali energi anda kepada objek dengan konsentrasi untuk memberikan energi yang baik untuk kesehatan dan kesembuhan.Proses yang sama bisa dilakukan untuk sumber-sumber penyakit lain seperti sakit asam urat, kolesterol, darah tinggi karena penyempitan atau penyumbatan (kerak) di dalam pembuluh darah, penyempitan / penyumbatan pembuluh darah jantung atau otak (stroke), pengapuran, batu ginjal, batu empedu, dsb.Pada proses terakhir penyembuhan, isikan kembali energi anda kepada objek dengan konsentrasi untuk memberikan energi yang hangat yang baik untuk kesehatan dan kesembuhan dan untuk menambah energi metabolisme tubuhnya supaya dalam proses pembakaran tubuh tidak menyisakan sampah-sampah metabolisme. Lakukan dua kaliseminggu sampai sembuh dan sehat kembali.Untuk sakit / penyakit biasa, cara penyembuhan yang sederhana adalah dengan memberikan energi positif untuk kesembuhan. Dengan tangan anda salurkan energi positif dengan cara mengkipas-kipaskan ke bagian tubuh yang sakit untuk menghilangkan energi negatif dari sakitnya sampai anda yakin energi negatifnya telah hilang dan berganti dengan energi positif dari tangan anda. Setelah itu salurkan energi positif dengan sugesti mempercepat kesembuhannya. Lakukan beberapa hari sekali sampai sakitnya sembuh.Cara sederhana lainnya yang umum adalah dengan langsung memancarkan energi positif ke tubuh atau bagian tubuh yang sakit untuk mendorong energi-energi negatif keluar dari tubuhnya (buang ke tempat yang jauh yang aman untuk manusia lainnya).
  3. Mengobati Seseorang Dari Sakit Karena Kelemahan / Kerusakan Organ Tubuh. Contohnya adalah sakit-penyakit yang timbul karena kelemahan metabolisme tubuh. Untuk tujuan penyembuhan jika dilakukan secara alternatif dengan prana / tenaga dalam, atau dengan kekuatan kebatinan / spiritual caranya adalah dengan memberikan energi hangat ke seluruh tubuh dengan sugesti meningkatkan kualitas metabolisme tubuh, untuk memperbaiki kemampuan metabolisme tubuh dalam memproses zat-zat makanan dan supaya dalam proses pembakaran tubuh tidak menyisakan sampah sisa-sisa pembakaran tubuh. Contoh lainnya adalah sakit perut kembung, sakit maag dan sering mulas buang-buang air. Pengobatan dengan obat-obatan medis biasanya hanya bersifat menormalkan kondisi lambung, tapi tidak menyembuhkan penyebab sakitnya, suatu saat bisa kambuh lagi. Metode pengobatan yang paling baik adalah yang sifatnya menguatkan organ lambung dan usus, sehingga kalau sudah kuat, lambung dan ususnya sendiri yang akan bekerja menormalkan kondisinya sendiri. Pengobatannya harus dilakukan berkala. Ada banyak sakit-penyakit yang disebabkan oleh kelemahan / kerusakan organ tubuh, misalnya diabetes / kencing manis (kerusakan pankreas), sakit maag kronis, kerusakan ginjal, dsb. Untuk sakit-penyakit jenis ini cukup anda salurkan energi dari anda (energi yang agak panas) ke sumber sakitnya (kelenjar pankreas) dan konsentrasikan bahwa energi dari anda itu akan tinggal lama di situ, menyatu dengan organ tubuhnya untuk menumbuhkan sel-sel yang baru menggantikan sel-sel organ pankreas yang rusak dan mengkondisikan organ tubuhnya itu supaya menjadi normal kembali. Lakukan seminggu sekali sampai organ tubuhnya sembuh dan sehat kembali. Tumor dan kanker bukanlah semata-mata virus atau kuman. Kebanyakan penyebab awalnya adalah karena adanya energi-energi negatif yang kuat di sekitar manusia yang sampai bisa merubah "kepribadian" sel-sel tubuh seseorang menjadi negatif. Dengan metode penyembuhan alternatif, misalnya dengan prana / tenaga dalam, atau dengan kekuatan kebatinan / spiritual, dalam upaya mengobatinya sikap batin kita berbeda dengan kita membersihkan kuman atau virus, tetapi arahnya adalah membersihkan energi-energi negatif sakitnya dan memberikan energi yang positif yang disugestikan lama berdiam dan menyatu dengan sel-sel tubuh si sakit yang negatif untuk menekan perkembangan sel-sel negatif dan merubah "kepribadian" sel-sel tubuh yang negatif supaya kembali menjadi positif sampai tidak lagi muncul / memunculkan energi-energi yang negatif. Pemberian energi positif ini harus dilakukan berkala sampai sel-sel tubuh yang negatif semuanya kembali menjadi positif. Sesudahnya akan lebih baik lagi kalau kita juga bisa "membunuh" sel-sel yang masih negatif yang tidak bisa diselaraskan menjadi positif supaya tidak mempengaruhi sel-sel lainnya ikut menjadi negatif. Sesudah atau sebelum upaya pengobatan di atas sebaiknya dicaritahu juga apakah di lingkungan orang si sakit ada tinggal keberadaan gaib-gaib atau energi-energi negatif. Jika ada, sebaiknya gaib-gaib dan energi-energi negatif itu juga dibersihkan, supaya tidak terus-terusan menularkan energi negatifnya kepada si sakit dan orang lain yang tinggal di sekitar situ (lebih baik gaib-gaib dan energi negatif itu dibungkus dengan pagaran gaib dan dibuang jauh).
  4. Mengobati Seseorang Dari Sakit Karena Gangguan Syaraf. Ada banyak sakit-penyakit yang disebabkan oleh kelainan / kerusakan saraf, misalnya sakit akibat stroke, pusing / vertigo dan limbung karena terganggunya saraf keseimbangan, sakit maag kembung dan gangguan nafsu makan, lemah jantung, dsb. Untuk sakit-penyakit jenis ini, selain dilakukan dengan menyalurkan energi untuk kesembuhannya, juga harus dilakukan pemijatan (reflexi) untuk memperbaiki jalur saraf yang "salah" dan untuk mengaktifkan saraf-saraf yang terkait dengan sakitnya dan salurkan energi anda ke titik-titik pemijatan dan sumber sakitnya (energi yang agak panas) dan konsentrasikan bahwa energi anda itu akan tinggal lama di situ, menyatu dengan organ tubuhnya untuk mengkondisikan supaya menjadi normal kembali. Lakukan seminggu sekali sampai organ tubuhnya sembuh dan sehat kembali.
Tips :

Anda juga bisa membangun dan mengkombinasikan kekuatan tenaga dalam anda dengan kekuatan kebatinan / spiritual dengan cara-cara yang sudah dicontohkan dalam tulisan-tulisan bertema Meditasi Energi.
Jika anda sudah mempelajari tenaga dalam dan jika anda juga sudah mempunyai keris atau benda-benda gaib lain, anda bisa mempelajari kekuatan energi keris anda, kemudian dicoba untuk menyelaraskan energi anda dengan energi kerisnya untuk melatih kepadatan dan ketajaman energi anda, sehingga nantinya kualitas energi anda bisa terus meningkat dan juga lebih bisa digunakan untuk berinteraksi dengan mahluk halus. Tips pelatihannya sudah dituliskan dalam tulisan berjudul  Meditasi Olah Rasa dan Energi.

Nah, sampai disini dulu untuk postingan saya kali ini dan nanti kita sambung lagi pada postingan saya yang lainnya yang berjudul Jurus-jurus tahap kedua. Semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan juga pelajaran baru bagi anda dalam dunia ilmu beladiri.

Terima kasih banyak atas segala kunjungannya... Wassalam...

Sabtu, 09 Januari 2016

Jurus-jurus tahap pertama (bagian ketiga)

JURUS-JURUS TAHAP PERTAMA (BAGIAN KETIGA)



Pendahuluan dari Jurus-jurus Tahap Pertama (Bagian Ketiga)

Pada jurus-jurus tahap pertama ini pada bagian sebelumnya mengungkapkan mengenai bagaimana cara membangkitkan tenaga dalam beserta aplikasi jurus dan intinya. Sedangkan pada jurus-jurus tahap pertama pada bagian ketiga kali ini akan mengungkapkan sebuah aplikasi jurus dan cara memperkuat tenaga dalam itu sendiri untuk dipergunakan dikemudian hari nantinya.

Oleh sebab itu, untuk melanjutkan latihan pada bagian kali ini adalah anda harus tetap sabar, teguh hati, yakin akan keberhasilannya dan terutama terus berjuang lebih keras lagi dalam setiap kali berlatih, baik secara langsung (latihan bersama seorang guru/pelaksana/seorang pelatih) maupun secara tidak langsung (berlatih sendiri).


Inilah langkah-langkahnya :
  1. Duduklah bersila dengan badan tegap
  2. Pejamkan kedua belah mata anda, konsentrasikan pada detak jantung anda
  3. Atur pernafasan secara normal untuk pertama kali sebanyak 11 x tarikan nafas
  4. Lakukan pernafasan segitiga (Tarik - Tahan - Lepas )
  5. Pada waktu menarik nafas sugestikan bahwa anda menarik segala bentuk warna cahaya masuk ke dalam pusat tenaga dalam anda (pusar = solar plexus)
  6. Pada waktu anda menahan nafas sugestikan pada diri anda bahwa sinar yang beraneka warna tersebut didalam solar plexus bersatu menjadi satu warna ( = penggambaran warna terserah anda)
  7. Pada waktu anda melepaskan nafas sugestikan pada diri anda bahwa warna yang menyatu dalam solar plexus tersebut dipancarkan seperti pelangi yang berputar-putar menyelubungi tubuh anda
  8. Biasakan secara rutin selama 30 menitnya selama 7 hari di malam hari di atas jam 12 malam.

Itulah langkah-langkah dalam memperkuat tenaga dalam anda dan semoga anda dapat meningkatkannya hingga berlipat-lipat ganda. Jangan mudah untuk merasa puas setelah apa yang telah anda capai selama ini dan uji coba terlebih dahulu tenaga dalam anda tersebut, apakah tenaga dalam anda tersebut ada peningkatannya ataukah tidak ?

Kalau tenaga dalam anda masih tetap alias belum ada perubahan maka anda harus berlatih 2x lipat hingga puluhan kali lipat jauh lebih keras lagi daripada sebelumnya. Kenapa demikian? Sebab yang mengetahui segala perubahan terhadap tenaga dalam dan segala kemampuan anda adalah diri anda sendiri.

Oleh sebab itulah, jangan pernah merasa puas dulu sebelum anda coba membuktikannya/meyakinkannya pada diri anda sendiri, apalagi kepada orang lain. Betul tidak ?

Selamat berlatih... Nah, sekian dulu untuk postingan saya kali ini dan nanti kita sambung lagi pada postingan saya yang lainnya yang berjudul Jurus-jurus tahap pertama (bagian keempat). Semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan juga pengalaman anda dalam dunia ilmu beladiri.

Terima kasih atas segala kunjungannya... Wassalam...

Jurus-jurus tahap pertama (bagian kedua)

JURUS-JURUS TAHAP PERTAMA (Bagian Kedua)



Pengenalan Bagian Kedua

Pada postingan kali ini saya akan memberikan penjelasan mengenai Jurus-jurus Tahap Pertama pada bagian kedua, yaitu pada bagian kali ini anda akan dilatih baik secara langsung melalui seorang guru/rekan anda maupun secara tidak langsung/hanya harus berlatih sendiri.

Dibagian yang kedua ini, anda akan dipaksa untuk berlatih lebih keras lagi untuk memompa, membangkitkan dan mengaktifkan kekuatan-kekuatan yang terpendam pada diri anda maupun yang tersembunyi pada tubuh anda sendiri baik yang anda sadari maupun yang tidak anda sadari.

Contoh untuk kekuatan yang terpendam/tersembunyi pada tubuh anda yang anda sadari yaitu Pernapasan Tenaga Dalam, Kekuatan Otot, Konsentrasi Pikiran dan Auto-Sugesti. Sedangkan contoh untuk kekuatan yang terpendam/tersembunyi pada tubuh anda yang tidak anda sadari yaitu Api Kundalini/Kekuatan Ular, Kekuatan Chakra, Kekuatan Alam Bawah Sadar, Kekuatan Pikiran, Kekuatan Jiwa, dan Kekuatan Bathin/Sedulur Papat Lima Pancer (dalam ilmu beladiri silat jawa).

Jadi semuanya yang anda miliki harus benar-benar dipompa supaya keluar dari persembunyiannya, dibangkitkan supaya dapat lebih hidup jauh lebih baik lagi dan diaktifkan secara otomatis supaya dapat berfungsi dengan baik, seperti halnya dengan panca indera kita pada umumnya. Bagaimana mau atau tidak?

Untuk itu, anda harus mempersiapkan diri anda dalam latihan jurus-jurus tahap pertama bagian kedua kali ini agar kelak tidak akan ada banyak kesalahan/kesulitan dalam mempelajari setiap gerakan-gerakannya. Ok, langsung saja kita pada latihannya dan perhatikan secara baik-baik dengan seksama...

Inilah jurus-jurus inti dari jurus pukulan jarak jauh "Jurus Pukulan Angin"

  1. Persiapan jiwa dan raga dengan keyakinan yangkuat dan niatan yang baik.
  2. Suci lahir maupun bathin sebelum melaksanakan segala ketentuan dari persyaratan sebuah ilmu.
  3. Menyediakan waktu khusus selama 3 hari untuk berpuasa hajat yang dapat dimulai pada hari selasa kliwon, Rebu Legi, dan Kamis Pahing.
  4. Amalan bacaan asma' doa wajib diwirid sebanyak 100x setiap selesai melaksanakan sholat fardlu.
  5. Pada hari puasa yang terakhir tidak diperbolehkan untuk tidur dimulai ternitnya faJAR hingga terbitnya fajar berikutnya.Alangkah baiknya bila pada malam tirakatan tersebut anda mengerjakan 2 rokaat sholat hajat dan diakhiri dengan mewiridkan asma' bacaan tersebut sebanyak 1.000x dan diakhiri dengan meniupkan nafas pada ke 2 telapak tangan anda dan sapukan kesekujur tubuh hingga merata.
  6. Kemudian kuncikan pada "solar plexus" (pusar) sambil menahan pernafasan dengan penuh konsentarai dan penjiwaaan.
  7. Setelah semua ketentuan di atas anda laksanakan betul-betul, maka ilmu jurus pukulan angin tersebut harus selalau anda pelihara dengan cara selalu mewiridkan bacaan asma' tersebut sebanyak 11x ulangan tanpa harus menahan napas.

Dan penggunaan jurus tersebut, harus dibscs asma' doa cukup satu kali saja tanpa bernafas. Amalan yang sekalu dibaca adalah sebagai berikut :

"Bismillahir rahman nirrahiim
Sajail, ainail, aroil abramakna, Laa Khaul wla khuwata illa bila aliyil adziim.
Selamat mencoba dan berlatih...

Sedangkan melatih jurus-jurusnya, antara lain adalah :
  1. pertama tama, duduk bersila dilantai. konsentrasikan pikiran anda kesatu titik saja. bayangkan seluruh energi dalam tubuh anda mengalir dan rasakan itu.
  2. angkat kedua tangan anda sejajar didepan dada. lengan merapat kebadan. telapaknya saling berhadap hadapan. seperti sedang akan sungkem. lalu tariklah nafas dalam dalam. sambil tangan anda mulai dijauh dekatkan satu sama lain. ingat tangan jangan bersentuhan. hanya dipompakan antar tangan satu ketangan lainnya.(memancing energinya keluar)
  3. sambil tangan terus begitu. tarik nafas yg dalam dalam lalu buang dengan teratur. kemudian mulailah menggunakan bacaan ini untuk mempercepat proses pengeluaran tenaga dalam tersebut (spt doppingnya lah ) BACAANNYA : YAA...QOWWIYYUU...YA,...MATIIIN.........
  4. bacaan tersebut diulang ulang terus, dan semakin cepat beriringan dengan tangan anda yg juga makin cepat memompa satu sama lain. ingat, semakin mulai terasa energinya muncul semakin cepat saja anda mainkan gerakan tangan anda memompa.
  5. jika konsentrasi anda benar dan bakat anda besar, maka dalam waktu beberapa menit saja, tangan anda akan bergerak sendiri tanpa dipompa lagi. bahkan jika energi anda besar, tangan itu akan bergerak sampai keatas sangat kencang sekali (seperti putaran kipas angin). bahkan susah untuk dikendalikan. jika anda ingin menghentikan energi tersebut, gampang, tinggal meniatkan berhenti saja maka akan berhenti pula semua itu.
  6. jika cara seperti itu sudah berhasil, sekarang kita coba cara yg halus. ulangi sekali lagi semua ritual diatas. hanya kali ini bedanya, tangan anda digerakkan/dipompa satu sama lain secara perlahan saja. bayangkan ditengah antar telapak tangan anda yg satu dengan yg lain ! anda akan merasakan ada seperti bola energi yang seakan menghalangi ditengah tengah. bahkan hawanya akan terasa panas diantara tangan anda. anda pun dapat memegang2 bola energi tersebut spt bola karet yg ditekan tekan.BERIKUTNYA ADALAH PENGAPLIKASIAN TENAGA INI :
TAPI INGAT ! HARUS MELALUI TAHAPAN DASAR DULU DIATAS BARULAH KESINI ! kalau belum nguasain tingkat dasar percuma melakukan ilmu berikut ini karena tidak akan berhasil.

kita coba yang ringan ringan dulu aja ya..yang berat2 nanti dulu...
[COLOR="Blue"]MOHON MAAF, YG BERHUBUNGAN DGN FISIK SPT PUKULAN TENAGA DALAM, MEMATAHKAN BESI,PERLINDUNGAN GHAIB DITUBUH, KEBAL DAN KEKUATAN UNTUK MENGHANCURKAN TIDAK AKAN SAYA SHARING APLIKASINYA DISINI SEBAB ITU MEMBUTUHKAN OLAH FISIK YG BAIK. JADI JIKA ANDA MENGINGINKAN SEMUA ITU SILAHKAN BERGABUNG DENGAN PERGURUAN2 TD SEPERTI INI DISELURUH INDONESIA[/COLOR]

Nah, sekian dulu untuk postingan kali ini dan nanti kita sambung lagi pada postingan saya yang lainnya yang berjudul Jurus-jurus tahap pertama (bagian ketiga). Semoga banyak manfaatnya dan dapat menambah pengetahuan anda dalam dunia ilmu beladiri.

Terima kasih banyak atas segala kunjungannya... Wassalam...

Selasa, 05 Januari 2016

Jurus-jurus tahap pertama (bagian pertama)

JURUS-JURUS TAHAP PERTAMA (bagian pertama)



Yang dimaksud jurus-jurus tahap pertama adalah jurus-jurus ajian serat jiwa cakra manggilingan atau , dan jurus-jurus berikut ini merupakan Latihan Tingkat Lanjut dari aplikasi penerapan jurus-jurus dasar dari Ilmu Tenaga Dalam secara meditatif yang akan penulis beberkan secara berseri : Adapun fungsi dari latihan berikut ini yaitu : 1. Menabung power dan energi ilmu Tenaga Dalam anda… 2. Menambah tingkat pemahaman anda pada proses penyaluran inner energi… 3. Melatih kekuatan pernafasan sekaligus tingkat konsentrasi anda… 4. Menambah kekuatan kepekaan diri anda… 


PERSYARATAN TEMPAT LATIHAN :

  1. Dapat dilakukan di dalam ataupun di luar ruangan…
  2. Cukup sirkulasi udara…
  3. Situasi dan kondisi tempat latihan tenang…
  4. Alangkah baiknya apabila dilatih di malam hari di atas pukul 12 malam…
  5. Bila di luar ruangan (alam terbuka), hindari untuk berlatih ketika kondisi hujan yang disertai kilat atau petir…
  6. Usahakan proses pelatihan secara rutin (istiqomah)…, minimal dalam 1 minggu anda melakukannya…
  7. Bagi yang belum mengenal/awam sama sekali terhadap Ilmu Tenaga Dalam dapat melatihnya setiap hari selama 1 hingga 2 minggu maka anda akan heran/takjub melihat kemampuan baru yang anda miliki sekarang…
LANGKAH LATIHAN :

  1. Duduklah bersila secara bebas…
  2. Tegapkan badan…
  3. Kedua telapak tangan bertemu di depan dada (sikap sembah “marang Gusti kang Gumelar Jagat”)...
  4. Pandangan tajam lurus ke depan…
  5. Pusatkan konsentrasi pada proses pelatihan olah pernafasan jurus tersebut…
  6. Untuk langkah awal…, lakukan proses pernafasan secara alami untuk beberapa kali proses penarikan pernafadan agar membuat diri anda merasa tenang, damai…dan siap untuk melakukan latihan jurus olah pernafasan tersebut…
  7. Iringi dalam hati untuk menyebut asma Allah berkali-kali seiiring dengan proses penarikan nafas, menahannya, maupun ketika melepaskannya…
  8. Bila dirasa cukup… maka anda kini siap (terkondisi) untuk melakukan latihan jurus olah pernafasan berikut….
CAKRA MANGGILINGAN LANGKAH LATIHAN KEDUA:

  1. Setelah diri anda benar-benar siap untuk berlatih maka sebagai langkah awal lakukan tarikan nafas getar panjang dan dalam...
  2. Dengan menarik kedua telapak tangan anda yang berada sembah di depan dada ke arah samping kiri-kanan pinggang anda… Terbuka ke arah depan…
  3. Seiring dengan proses penarikan nafas tersebut rasakan adanya daya getaran pada ujung-ujung jari tangan anda…
  4. Ingat !! Badan harus tetap tegap ketika proses penarikan nafas tersebut berlangsung…
  5. Dan pandangan mata harus tetap ke arah depan menusuk tajam penuh dengan pengerahan daya konsentrasi anda…
  6. Ikuti proses penarikan nafas getar tersebut dengan dzikir bathin kalimat pembuka = “BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIIM….”
  7. Lalu kunci pernafasan anda dengan sugesti bathin tertuju ke solar plexus (pusat perut = tali pusat) untuk beberapa saat… (minimal 3 – 5 detik) sambil mengencangkan/mengeraskan daerah perut…
  8. Sambil membaca asma Allah sesuai dengan 3-5 detakan jantung anda…
  9. Lalu …..
CAKRA MANGGILINGAN LANGKAH LATIHAN KETIGA

Setelah hitungan detak jantung anda sampai dengan 3 atau 5 kali detakan, maka dilanjutkan dengan :


  1. Proses pelepasan nafas getar yang panjang hingga tubuh anda akan bergetar dengan sendirinya...
  2. Sambil melakukan gerakan kedua telapak tangan yang tadinya terbuka ke arah depan di kanan-kiri pinggang anda kini berubah membentuk gerakan silang genggam tepat di depan solar plexus anda…
  3. Iringi proses pelepasan nafas tersebut dengan dzikir bathin dengan bacaan Qaulqollaah = “Laa Khaula Wa Laa Quwwata Illaa Billahi ‘Aliyil Adzhima…”
  4. Pandangan tetap tajam lurus ke depan…
  5. Konsentrasi yang terpusat pada penjiwaan gerakan tersebut harus benar-benar diperhatikan…
  6. Kesatuan gerak, pernafasan, dan dzikir bathin merupakan satu rangkaian yang tak dapat dipisah-pisahkan demi kesempurnaan dari latihan kali ini…
  7. Setelah proses pengeluaran nafas anda tersebut selesai maka jangan terburu untuk melakukan tarikan nafas lagi…
  8. Kosongkan nafas anda dengan penahanan pernafasan barang 3-5 detik, lalu….
CAKRA MANGGILINGAN LANGKAH LATIHAN KEEMPAT


Setelah hitungan 3-5 detik proses penghampaan pernafasan anda selesai maka untuk langkah selanjutnya yaitu :


  1. Lakukan nafas hisap getar dan panjang...
  2. Dengan melakukan tarikan kedua telapak tangan yang menggenggam dang bersilangan di depan solar plexus ke arah samping kiri-kanan pinggang anda…
  3. Sambil diiringi bacaan Basmalah = Bismillahir Rahmanir Rahiim...
  4. Lalu simpan nafas hasil tarikan tersebut ke solar plexus untuk beberapa detakan jantung (3-5 detakan/detik)…
  5. Dengan menegangkan otot perut anda…
  6. Sambil diiringi dengan dzikir asma Allah sekali lagi sebanyak hitungan detak jantung anda…
  7. Pandangan mata tetap tajam tertuju ke arah depan…
  8. Penuh penjiwaan dan konsentrasi yang benar maka kesempurnaan rangkaian olah pernafasan pada langkah kali ini harus benar-benar diperhatikan…
  9. Hingga kesimpulannya, antara gerakan raga, pernafasan, dan dzikir bathin merupakan rangkaian kesatuan dari proses pelatihan olah pernafasan pada tahap ini yang tidak boleh dipisah-pisahkan...
CAKRA MANGGILINGAN LANGKAH LATIHAN KELIMA

Setelah hasil tarikan nafas tersebut anda simpan di solar plexus dalam hitungan 3-5 detakan jantung atau detik maka…


  1. Lepaskan secara sentak dan bergetar nafas tersebut…
  2. Sambil melakukan gerakan fisik kedua telapak tangan anda yang tadinya berada terbuka di samping kiri-kanan pinggang…. kini didorongkan menjulur ke arah depan sejajar dengan dada…
  3. Diiringi dengan dzikir bathin bacaan = “Laa Qaulaa Walaa Quwwata Illaa Billahi ‘Aliyyul Adziima…”
  4. Pandangan mata tetap tajam lurus ke arah depan…
  5. Kesatuan gerak fisik pada kedua telapak tangan, pernafasan, dan dzikir bathin harus benar-benar diperhatikan…
  6. Kemudian kosongkan nafas anda (hampa) dan tak perlu terburu-buru untuk menarik nafas kembali dalam hitungan 3-5 detak jantung/detik…
  7. Setelah itu…, proses penarikan nafas getar dapat dilakukan kembali…
  8. Sambil menarik kembali kedua telapak tangan anda di sisi pinggang terbuka ke arah depan…(Dengan bacaan dzikir bathin yang sama seperti proses penarikan sebelumnya)...
  9. Simpan hasil penarikan nafas tersebut di solar plexus dengan menahan pernafasan anda dalam beberapa hitungan yang sama...
  10. Disertai bacaan asma Allah di dalam bathin dengan hitungan yang sama dengan tahapan langkah sebelumnya…
CAKRA MANGGILINGAN LANGKAH LATIHAN KEENAM

Setelah pernafasan anda simpan dalam beberapa detik/detak jantung di solar plexus, maka :


  1. Lepaskan nafas getar secara perlahan-lahan…
  2. Diikuti gerakan telapak tangan yang bergerak ke arah atas kepala anda…, seolaholah mengangkat suatu beban yang sangat berat...
  3. Diiring dzikir bathin yang sama ketika melakukan pelepasan pernafasan tersebut…
  4. Pandangan mata tetap harus tajam ke arah depan…
  5. Ketika nafas anda sudah dikeluarkan semua…, maka kosongkan nafas (hampa) untuk beberapa hitungan detik…
  6. Tetap dalam posisi kedua telapak tangan di atas kepala (gerakan junjung), lakukan pernafasan hisap secara cepat…
  7. Dengan dzikir bathin yang sama…
  8. Lalu lepaskan nafas getar secara sentak dan cepat…
  9. Diikuti gerakan mengibaskan kedua telapak tangan anda ke arah samping tubuh anda sejajar dengan bahu lengan…
  10. Jangan lupa untuk mengiringi pula dengan dzikir bathin yang sama ketika itu…
  11. Lalu kosongkan pernafasan anda sekali lagi dalam beberapa detik...
  12. Kemudian menarik nafas getar halus…
  13. Sambil melakukan gerakan telapak tangan menutup membentuk sikap sembah di depan dada…
  14. Simpan hasil tarikan nafas tersebut di solar plexus untuk beberapa hitungan detik…

CATATAN :

Untuk semua rangkaian olah pernafasan dalam latihan kali ini dzikir bathin yang digunakan adalah…


  1. Saat menarik nafas bacalah BASMALAH…
  2. Saat menahan nafas bacalah Asma ALLAH sesuai dengan hitungan detak jantung anda…
  3. Ketika melepaskan nafas bacalah = LAA KHAULA WALAA QUWWATA ILLABILLAHI ALIYYUL ‘ADZIMA…”

CAKRA MANGGILINGAN LANGKAH LATIHAN KETUJUH

Saat hitungan penyimpanan dan penahan pernafasan anda dirasa cukup.., maka :


  1. Lepaskan nafas getar secara sentak/cepat…
  2. Sambil melakukan gerakan kedua telapak tangan anda mendorong lurus ke arah depan…
  3. Dengan bentuk masing-masing ujung telapak tangan berlawanan arah…
  4. Pandangan mata tetap tajam menusuk ke arah depan…
  5. Kosongkan nafas anda dalam bebrapa hitungan detik (3-5 detik/detak jantung anda)…
  6. kemudian lakukan penarikan nafas getar sepanjang mungkin...
  7. Dengan menarik kembali kedua telapak tangan anda yang tadinya berada di depan dada…, ke arah samping pinggang anda terbuka ke arah depan…
  8. Lalu simpan di solar plexus, sambil menahannya untuk beberapa hitungan detik pula…
  9. Dan hentakkan nafas getar anda keluar secara sentak/cepat…
  10. Diikuti gerakan menusukkan kedua telapak tangan anda ke arah depan yang saling bertemu bertempelan runcing pada ujung-ujung jarinya…
  11. Kemudian, kembali kosongkan nafas anda (hampa nafas) untuk beberapa hitungan detik/detak jantung…
  12. Ingat! Semua rangkaian antara gerak fisik, pernafasan, dan dzikir bathin yang wajib dibaca merupakan satu kesatuan yang tidak boleh dipisahkan satu dengan yang lain…

CAKRA MANGGILINGAN LANGKAH LATIHAN KEDELAPAN

  1. Langsung saja tarik nafas getar anda sehalus mungkin…
  2. Sambil melakukan gerakan menarik kedua telapak tangan anda ke arah belakang…, tegak lurus pada pangkal siku lengan anda….
  3. Kedua telapak tangan anda kini menghadap ke arah belakang tepat ujung-ujung jarinya sejajar dengan telinga anda…
  4. Tahan pernafasan anda untuk beberapa hitungan detik dan sugestikan agar tersimpan di solar plexus…
  5. Kemudian lepaskan nafas getar secara perlahan-lahan…
  6. Sambil kedua telapak tangan anda bergerak memotong bersilangan di depan solar plexus…
  7. Hingga nafas anda habis terkuras keluar…, maka sebagai gerakan penutup lakukan gerakan tarikan nafas panjang ….
  8. Diikuti gerakan menarik kedua telapak tangan anda ke arah pinggang sambil menggenggam erat-erat keduanya….
  9. Maka selesailah satu periode rangkaian dari latihan jurus olah pernafasan tenaga dalam tersebut di atas…
  10. Anda dapat mengulanginya untuk kembali pada langkah awal sampai akhir, hingga dalam satu kali latihan anda mampu menyelesaikan 3x rangkaian/periode latihan jurus olah pernafasan tenaga dalam tersebut….
  11. Insyaallah, tidak akan lama maka kekuatan tenaga dalam anda akan semakin besar dan melimpah ruah….
  12. Sedangkan bagi pemula…, anda tak akan menyangka akan memperoleh kemajuan yang menggembirakan…, tinggal anda uji cobakan dengan patner latihan anda yang mampu menguasai ilmu stroom, karomah, ataupun silat hadiran untuk menguji kemampuan baru tersebut…

Nah, sekian dulu untuk postingan saya kali ini dan nanti kita lanjutkan lagi membacanya ya... yang berjudul Jurus-jurus tahap pertama (bagian kedua). Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuannya juga pengalamannya dalam dunia ilmu beladiri...

Terima kasih atas segala kunjungannya... Wassalam...